
Untuk menjadi hebat mulailah dengan melakukan hal sederhana yang dialami dan dirasakan.
Amanda Patinama
Amanda gadis manis asal Maluku, lahir dan besar di Betawi. Jadi kusebutnya Abe.
Abe bukanlah nama tempat di kota Jayapura tanah Papua, melainkan plesetan dari Ambon Betawi.
Entahlah apakah anak kedua dari empat bersaudara ini paham bahwa dengan menulis dirinya akan dikenal, kaka guru sendiri pun tidak mengetahuinya secara pasti. Namun melalui blog personalnya; saya sebagai gurunya jadi paham bahwa gadis manis yang mengganggap ayahnya adalah pahlawan ini memiliki kemampuan menulis yang sangat baik.
Ayahku seorang pahlawan super.
Sebenarnya si doi menulisnya dalam Bahasa Inggris, namun guru kampung terjemahkan menjadi ayahku seorang pahlawan super.
Di atas judul-judul tulisan ulasan kreatif gadis ini. Kelihatannya sangat biasa judul-judul tersebut, dan kata kreatif yang guru kampung sebutkan di atas sepertinya berlebihan.
Jika diantara sobat muda mengganggapnya seperti itu guru kampung pikir itu sah dan wajar. Namun izinkan guru kampung ‘melihatnya’ dengan cara yang berbeda.
Kita mulai dengan pertanyaan.
Mengapa saya katakan gadis ini kreatif?
Alasan pertama untuk menjadi penulis hebat anda jangan berpikir harus menulis sesuatu yang hebat, viral, dan “wah”. Cukup lakukan hal sederhana dan menulislah apa yang engkau ketahui.
Itu kata penulis hebat dan terkenal di dunia, J.K Rowling namanya, bukan kata guru kampung. Jadi yang dilakukan Amanda kaka guru sebut kreatif karena menulis sesuatu yang dialami dan dirasakannya sendiri.
Bagaimana cara melatih diri?, Jawabannya ya seperti yang Amanda lakukan. Menulis hal-hal sederhana yang ia alami dan ketahui.
Saat ini saya menyebutnya kreatif; mungkin setelah si doi lulus dari SMTK Bethel Jakarta guru kampung sebut hebat karena bisa menulis buku.
Tidak ada yang tidak mungkin selama sobat muda semua tekun latihan dan mulai menulis dari hal-hal sederhana seperti Amanda lakukan.
Apa yang bisa kita pelajari dari siswi kelas XI SMTK Bethel Jakarta ini? Ada dua hal yang bisa kita pelajari dari sobat kita yang satu ini.
Simak poin-poin berikut:
Kesimpulannya:
Demikian inspirasi menulis dari sobat kita Amanda Patinama siswi SMTK Bethel Jakarta.
Danke banyak Amanda, hadirmu memberi inspirasi bagi guru kampung seperti saya; untuk memulai langkah hebat dari hal yang kecil dan sederhana.
Salam.
Martin Ruma
Anda boleh pandai setinggi langit, tetapi selama tidak bisa menulis, ia akan hilang dari masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. Pramoedya Ananta Toer
Baca juga: Chef pilihan hidup pria murah senyum dari SMA Kanaan Jakarta

1 komentar